PELANGGARAN DI HARI RAYA NYEPI TAHUN CAKA 1940

Pejarakan.desa.id – Hari Selasa, 20 Maret 2018 bertempat di Gedung Serba Guna Wijaya kusuma Desa Pakraman Pejarakan memanggil  masyarakat yang melakukan pelanggaran saat sipeng hari Raya Nyepi Tahun Caka 1940 yang dihadiri oleh Kelian Desa Pakraman Pejarakan, Kepala Desa Pejarakan, Polisi Masyarakat, Pecalang, Kelian Banjar Adat Desa pakraman pejarakan memanggil 6 (enam)  Masyarakat yang melakukan pelanggaran saat sipeng di hari raya nyepi Tahun Caka 1940. 3 (tiga) Orang masyarakat yang melanggar  berkenan hadir sedangkan 3 (tiga) Orang lainnya berhalangan hadir, namun mereka bersedia mengikuti aturan yang sesuai dengan kesepakatan dan pararem Desa Pakraman Pejarakan. Ke 6 (enam) masyarakat yang melanggar saat sipeng di kenakan danda berupa beras sebanyak 5 kilogram, dan masyarakat yang melanggar meminta maaf dan mengaku khilaf dan berjanji tidak akan mengulangi nya di hari raya selanjutnya.

Menurut pengalaman Tahun sebelumnya dapat di Informasikan bahwa tahun lalu ada sebanyak 25 (dua puluh lima) masyarakat yang melakukan pelanggaran, sedangkan di tahun ini ada 6 (enam) masyarakat yang masih melakukan pelanggaran. Bercermin dari pengalaman tahun lalu pelanggaran yang terjadi sudah mengalami penurunan dan itu berarti semakin banyak kesadaran dari masyarakat desa pejarakan yang mengerti dan paham akan makna dari perayaan Hari Raya Nyepi. Di sebutkan oleh Kelian Desa Pakraman Pejarakan saling menghargai adalah dasar kemajuan sebuah Desa untuk membangun toleransi antar umat beragama menuju desa yang sukses dan lebih baik lagi dan beliau juga mengharapkan untuk di tahun depan sudah tidak ada lagi pelanggaran pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat atas dasar kesadaran dari diri sendiri.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan