PENGEMBANGAN TEBU DI DESA PEJARAKAN

Pejarakan.desa.id – Potensi yang sangat besar dan sangat bagus yang dimiliki oleh Desa Pejarakan di bidang pertanian dan perkebunan, karena dilihat dari kesuburan tanah, masih luasnya lahan pertanian milik masyarakat dan banyaknya lahan hutan produksi yang di kelola oleh masyarakat Desa Pejarakan sendiri. Oleh karena itu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Buleleng melirik Kecamatan Gerokgak pada umumnya dan Desa Pejarakan pada khususnya untuk program pengembangan tebu.

Jumat, 26 Januari 2018 di adakan sosialisasi tentang pengembangan tebu di wilayah Kecamatan Gerokgak dan Jembrana pada umumnya dan di Desa Pejarakan pada Khususnya, yang bertempat di Gedung serba Guna Desa Pejarakan. Sosialisasi kali ini dihadiri oleh KABID. Perkebunan Kabupaten Buleleng, Kepala Desa Pejarakan, Asosiasi Agro Tani Mandiri, PPL Desa Pejarakan, semua Kelompok Kelompok Tani Ternak se-desa Pejarakan dan Subak Desa Pejarakan. KABID. Perkebunan Kabupaten Buleleng Bapak Agung Adnyana memaparkan  bahwa program pengembangan tebu merupakan program dari Pemerintah Pusat yang bersumber dari APBN dengan harapan disejahterakan masyarakat. Di Bali pada umumnya dan Kecamatan Gerokgak, Jembrana pada khususnya dicanangkan kurang lebih 1000 hektar lahan pertanian yang akan dipergunakan untuk pengembangan tebu. Lahan yang menjadi sasarannya adalah lahan kering yang terlantar dan tidak dikelola oleh masyarakat untuk tanaman pokok seperti jagung, kacang dan sebagainya.

Program pengembangan tebu ini akan di mulai percontohan-nya pada Bulan Pebruari 2018 di Desa Pejarakan dan Desa Sumberklampok dan perkebunan-nya dimulai penanaman nya pada Bulan  April 2018. Asosiasi Agro Tani Mandiri perwakilan-nya memaparkan bahwa untuk lahan pengembangan tebu dibagi menjadi dua type yaitu sistem kemitraan dan sistem sewa. Sistem kemitraan adalah sistem semua hak dan kewajibannya  merupakan milik petani / pemilik lahan sedangkan sistem sewa adalah lahan disewa dari petani / pemilik lahan dan pemilik tanah berkesempatan bekerja di lahan miliknya yang disewa oleh Asosiasi. Kepala Desa Bapak I Made Astawa menegaskan bahwa program ini sangat bagus untuk masyarakat dan diharapkan agar bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi di Desa Pejarakan, dengan demikian masyarakat Desa Pejarakan diharapkan menjadi sejahtera.

Facebook Comments

2 Comments

Tinggalkan Balasan