KOORDINASI MENJELANG HARI NATAL DAN TAHUN BARU

Rapat Koordinasi menjelang Natal & Tahun Baru

Hari Raya Natal merupakan hari Raya yang ditunggu tunggu oleh umat kristiani di seluruh belahan dunia, dan tidak terkecuali Umat kristiani yang tinggal atau Umat Kristiani yang berada di wilayah Desa Pejarakan. Hari Raya yang dirayakan setiap tahunnya, pada tahun ini jatuh pada hari senin tanggal 25 desember 2017. Sesudah Natal pada 31 Desember 2017 adalah Malam pelepasan tahun dari 2017 ke tahun 2018 atau yang sering kita kenal dengan Malam Tahun Baru. Banyak masyarakat khususnya yang masih remaja menyalah gunakan hari Pelepasan tahun untuk hal hal yang bersifat meresahkan Masyarakat dan lingkungan. Untuk menanggulangi hal hal yang tidak kita inginkan maka perlu diadakannya persiapan, koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat Desa Pejarakan agar Hari Natal dan malam pelepasan tahun Baru 2018 bisa berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

Maka pada Hari Jumat, 15 Desember 2017 Kepala Desa Pejarakan Bapak I Made Astawa mengadakan Rapat Koordinasi dan Komunikasi Persiapan Menyambut Perayaan Hari Raya Natal & Tahun Baru 2018 bersama Kelian Desa Pakraman Desa Pejarakan, Babinsaramil, KBD, BPD, LPM, FKUB, Danton Linmas , Ketua Pecalang, Organisasi Masyarakat Buldog, GP. Ansor, Banzer, Tokoh Adat dan Agama yang dilaksanakan di Bangunan Serba Guna Wijaya Kusuma Desa Pejarakan. Topik pembahasan kali ini adalah mengenai penyambutan Hari Natal dan Pelepasan Tahun Baru 2018 yang aman, tertib dan nyaman. Kepala Desa Pejarakan Bapak I Made Astawa dan Kelian Desa Pakraman Desa Pejarakan Bapak Putu Suastika juga menghimbau  kepada seluruh masyarakat Desa Pejarakan agar tetap menjaga Ketertiban, Keamanan dan Kenyamanan dalam menyambut Perayaan Natal bagi umat kristiani dan malam pelepasan Tahun Baru 2018. Didalam Rapat kali ini juga Bapak I Made Astawa juga menyampaikan agar sesama Umat beragama bisa saling menghargai dan menghormati hari hari raya besar keagamaan dan menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, agar kita tidak terpecah belah oleh isu isu yang beredar dan provokator – provokator yang mencoba memecah belahkan kesatuan masyarakat Desa Pejarakan.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan