FGD DESA BROADBRAND TERPADU 2017 DI DESA PEJARAKAN

Hari senin 02 Oktober 2017 diadakannya FGD (Focus Group Discussion) terkait kegiatan Assesment pendampingan penyelenggaraan Desa Broadband Terpadu Tahun 2017 di 222 Desa yang dilakukan pagi ini di Desa Pejarakan yaitu di ruang rapat kantor Desa Pejarakan.  Focus Group Discussion yang dilakukan di Desa Pejarakan diikuti oleh 15 Orang yang diantaranya masyarakat, Aparatur Desa dan Kepala Desa Pejarakan dan pengisi assessment pada pertemuan kali ini adalah Ibu Humayra Secelia Muswar dari IPB Bogor. Selain baik, ramah Ibu Humayra Secelia Muswar mengisi assessment dengan sangat bagus, sehingga peserta sangat mudah untuk memahami isi assessment yang di berikan oleh beliau.

Pembahasan yang di bahas saat FGD (Focus Group Discussion) di Desa Pejarakan adalah perkenalan dari pengisi assessment dan peserta assessment, Matriks profil (peta social) Komunitas Desa Broadband terpadu 2017 menurut dimensi local-society, Local-ecology dan collective action, tipe Desa Pejarakan berdasarkan Tipologi Desa Broadband terpadu tahun 2017, Matriks identifikasi dan deskripsi pengembangan desa Pejarakan dalam Desa Broadband terpadu 2017 dalam flatform tata kelola Desa, Pembahasan tentang teknologi, pentingnya internet untuk masyarakat, untuk Aparatur Desa dan pembahasan tentang peta Desa Pejarakan. Pembahasan peta desa dilakukan untuk menentukan potensi potensi desa, penentuan batas batas desa, batas banjar dinas, penunjukan sekolah, masjid, pura, hotel, Hutan produksi dan lain-lain.

Sesudah selesai FGD (Focus Group Discussion) dilanjutkan dengan interview secara lisan maupun tulisan untuk menjadi penyuluh Desa yang mewakili Desa Pejarakan Ke Mataram mengikuti pelatihan tentang Desa Broadband Terpadu Tahun 2017, pembuatan website desa dan tata kelola desa berjejaring serta pembuatan berita tentang desa . Interview secara lisan maupun tulisan diikuti oleh 5 orang, dan persyaratan untuk mengikutinya harus tidak bekerja di perangkat desa, memiliki laptop, bisa computer, mau mengikuti pelatihan di luar daerah dan mempunyai semangat untuk membangun desa. Dari Interview yang dilakukan Gede Sugawe Antara yang terpilih untuk mewakili Desa Pejarakan yang mengikuti pelatihan di Mataram selama 5 hari.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan