SEMANGAT KELOMPOK TANI TERNAK PUTRA SEJAHTERA

Kelompok Tani ternak Putra Sejahtera yang berada di wilayah Banjar Dinas Pejarakan menunjukan kebersamaan-nya  saat ber-organisasi, membantah peribahasa orang orang yang mengatakan organisasi ini akan tidak bertahan lama. Seluruh anggota kelompok dan Pengurus kelompok berusaha membuat kegiatan kegiatan yang menguntungkan kelompoknya. Kelompok Tani Ternak Putra Sejahtera mengadakan rapat rutin setiap akhir bulan dan mengadakan kegiatan gotong royong setiap satu bulan sekali, yang waktunya tidak menentu dan ditentukan saat anggota memiliki waktu luang.

Rapat rutin kelompok Tani Ternak Putra Sejahtera bertujuan untuk berkumpul nya anggota tani ternak dan pengurus untuk membahas masalah masalah apa yang terjadi di kelompok, membahas kapan melakukan gotong royong, pembayar iuran wajib, pembayaran denda kegiatan dan kehadiran, dan lain lain. Kegiatan yang sering dilakukan oleh kelompok Tani Ternak Putra Sejahtera ialah membersihkan area kandang koloni, pembersihan kotoran sapi, pembibitan indigofera, dan kegiatan kegiatan mendadak yang datang dari pendamping tani ternak BPTP BALITBANGTAN BALI, Provinsi dan Kabupaten. Sumber daya manusia yang masih kurang mengakibatkan perlunya masyarakat mendapat pendampingan yang serius dan di harapkan dengan pendampingan yang aktif dapat membuat anggota tani ternak bisa menikmati hasil yang maksimal pula.

Dari pendampingan yang sudah dilakukan para anggota tani ternak sudah menikmati hasilnya diantaranya: mengetahui cara pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk organik, urine sapi menjadi bio-urine untuk pupuk organik, pengolahan pakan ternak di musim hujan dan kemarau, pengembangan pakan ternak yang bisa hidup di lahan kering dan mempunyai protein yang maksimal untuk ternak dan pembuatan pakan ternak untuk di musim kering. Diharapkan  untuk para peternak / petani mendapatkan hasil tambahan dari pembuatan pupuk pupuk organik baik itu kotorannya atau-pun dari urin nya. Masalah yang sering terjadi di lapangan adalah masyarakat masih sulitnya membagi waktu antara kesi-bukannya di pertanian dengan di peternakan.

2 Comments

Tinggalkan Balasan