PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA (PIK-R) DAN KAMPUNG KB

Pemprov Bali memilih Desa Pejarakan, Kecamatan Gerogak, Kabupaten Buleleng sebagai proyek percontohan Kampung Keluarga Berencana atau KB. Desa Pejarakan dipilih, karena ke-pesertaan KB masih di bawah 70%, dan jumlah penduduk miskinnya mencapai 899 KK, dari jumlah total 3037 KK. Kepala Perwakilan BKKBN menuturkan desa tersebut dipilih karena sudah mampu menoreh-kan prestasi nilai terbaik peringkat II di tingkat nasional. Dia menjelaskan peluncuran Kampung KB ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat di pedesaan.

Hari ini Selasa, 28 Nopember 2017 diadakannya kegiatan Orientasi Kader Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) kepada Karang Taruna Kusuma Yudha Desa Pejarakan dan Ibu – ibu Remaja Pencanangan Kampung KB di Banjar Dinas Goris Pasar, Desa Pejarakan terhadap Informasi tentang Kenakalan Remaja yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Desa Pejarakan dihadiri oleh perwakilan Camat Gerokgak, Kanit Intel Polsek Gerokgak beserta Jajaran, Bhabinkamtibnas Desa Pejarakan, Koordinator KB Kecamatan Gerokgak, Penyuluh KB dan KBD.

Padatnya jumlah penduduk Desa Pejarakan  pada akhirnya memengaruhi penghasilan rumah tangga keluarga. Besar kecilnya penghasilan berkontribusi menentukan tingkat kesejahteraan satu keluarga. Pepatah yang  mengatakan paradigma banyak anak banyak rezeki saat ini sudah berbeda. Anak-anak yang lahir membutuhkan keperluan tak sedikit, mulai dari makanan, pakaian, pendidikan, dan lainnya, apalagi di jaman seperti sekarang pentingnya pengawasan orang tua harus lebih kepada anaknya karena pergaulan di zaman sekarang sangat berpengaruh terhadap masa depan anak itu sendiri.

Kampung KB merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI terkait manfaat KB yang harus disebarluaskan terutama di wilayah-wilayah terpencil, pedalaman dan perbatasan khususnya di Bali di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Langkah ini  untuk membatasi angka kelahiran penduduk yang relatif tinggi, menjadi faktor pendorong kepadatan penduduk di Desa Pejarakan dan akibat padatnya penduduk kemiskinan akan bertambah. maka diupayakan untuk Desa Pejarakan semua Banjar Dinas-nya mengikuti program KB cukup 2 anak.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan