KOORDINASI DAN GERAKAN PENGENDALIAN ORGANISME PENYAKIT TANAMAN JERUK

Desa Pejarakan merupakan wilayah yang sangat cocok untuk pengembangan tanaman buah buahan diantaranya Buah Jeruk, Anggur, Mangga, Kelapa, Pisang, Nanas dan buah lain lainnya, yang sekarang dikembangkan di Banjar Dinas Goris, Desa Pejarakan adalah tanaman buah Jeruk lokal yang dimana merupakan Kawasan Pengembangan Tanaman Jeruk Buah Lokal. Karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat tentang tata cara pengembangan dan pemeliharaan tanaman jeruk, maka PPL Penyuluh wilayah binaan Desa Pejarakan Pak Selamet Mulyadi diwajibkan melakukan pendampingan kepada masyarakat Banjar Dinas Goris Desa Pejarakan.

Pada hari Kamis, 23 Nopember 2017 diadakannya pertemuan di Kelompok Tani Seraya Sejati Banjar Dinas Goris, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng bertujuan untuk koordinasi dan gerakan pengendalian organisme penyakit tanaman Jeruk oleh Dinas Pertahanan Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali dan Dinas Kabupaten Buleleng. Dihadiri juga oleh PPL Penyuluh wilayah binaan Desa Pejarakan Pak Selamet Mulyadi dan Perbekel Desa Pejarakan Bapak I Made Astawa.

Kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan kawasan tanaman jeruk buah lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banjar Dinas Goris pada khususnya dan Masyarakat Pejarakan pada umumnya. Diharapkan dengan pendampingan yang sudah dilakukan Masyarakat mampu mengembangkan tanaman buah lokal yaitu Buah jeruk dan hasilnya bisa maksimal dan memuaskan. Masyarakat sangat antusias dengan program yang dikembangkan sekarang karena lahan untuk tanaman jeruk masih bisa dipergunakan dengan tumpang sari oleh masyarakat. Banyaknya lahan lahan yang tidak produktif dan tidak dikelola dengan baik oleh masyarakat menyebabkan hasil yang diperoleh tidak maksimal dan pendampingan inilah yang diharapkan oleh masyarakat Pejarakan.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan