PELEPASAN BURUNG CURIK BALI (LEUCOPSAR ROTHSCHILDI)

Curik Bali

Curik Bali / Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) dengan nama lokal Jalak Bali, Curik Putih, Jalak Putih Bali merupakan  salah satu satwa yang terancam punah  dan Endemik yang ada di Indonesia tepatnya wilayah Gerokgak, Buleleng – Bali dan di wilayah Gilimanuk Jembrana – Bali, namun pada saat ini  terbatas pada kawasan Taman Nasional Bali Barat tepatnya di Semenanjung Prapat Agung dan Tanjung Gelap Pahlengkong yang habitatnya bertepi hutan mangrove, hutan pantai, hutan musim dan hutan savana.

 

Burung Curik Bali (Leucopsar Rothschildi) memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Mata burung Curik Bali berwarna coklat tua, daerah sekitar kelopak mata tidak berbulu dengan warna biru tua, Burung Curik Bali mempunyai jambul yang indah, baik pada jenis kelamin jantan maupun pada betina, Jalak Bali mempunyai kaki berwarna abu-abu biru dengan 4 jari (1 ke belakang dan 3 ke depan), Paruh runcing dengan panjang 2 – 5 cm, dengan bentuk yang khas dimana pada bagian atasnya agak tinggi yang bentuknya pipih dan tegak. Warna paruh abu-abu kehitaman dengan ujung berwarna kuning kecokelat-cokelatan.

Pada hari Rabu, 15 November 2017 Balai Taman Nasional  Bali Barat melakukan pelepasan Burung Curik Bali (Leucopsar Rothschildi) di Pelabuhan Labuhan Lalang sebanyak 10 ekor, yang dilakukan oleh Kepala Balai Taman Nasional Bali Barat bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng sekaligus mewakili Bapak Bupati Buleleng, Kapolres, Dandim, SKPD, Camat Gerokgak, Kelian Desa Pakeraman dan Perbekel Desa menyanggah.

Pelestarian Burung Curik Bali bertujuan untuk mewujudkan Keseimbangan Ekosistem & Kesejahteraan Masyarakat. Pelepasan burung Curik Bali ke alam bebas bertujuan untuk mengembangkan dan mempercepat populasi dan burung Curik Bali tidak akan punah. Taman Nasional Bali Barat juga bekerja sama dengan masyarakat yang tinggal disekitar hutan lindung Taman Nasional Bali Barat, Hotel – hotel yang ada di kawasan Taman Nasional Bali Barat, Desa – Desa yang berada di sekitar Taman Nasional Bali Barat dan para pelaku pelaku pariwisata yang ada di desa.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan